SemarakFM Radio Online Masjid

Winamp, iTunes Windows Media Player Real Player QuickTime Web Proxy
Selamat Datang ke Laman Web M.Q.T.S JHEAINS: TWU: 1000-1/1/35 Jom belajar! Niat Ikhlas > Ilmu Al Quran & Sunnah > Beramal Update Page: Arkib Dakwah MP3 SemarakFM & Aktiviti Masjid

FIQH SHOLAT : SHOLAT SUNNAH ROWAATIB


Sholat sunnah rowaatib adalah sholat sunnah sebelum atau setelah sholat fardlu lima waktu. Sholat sebelum disebut qobliyah, dan sholat setelah sholat fardlu disebut ba’diyah.

Sholat sunnah rowatib terbagi menjadi dua, yaitu: muakkadah (sangat ditekankan), dan ghoiru muakkadah (tidak ditekankan).

Sunnah Rowaatib Muakkadah adalah:

1. Dua rokaat sebelum Subuh.

2. Empat rokaat (dua-dua rokaat) sebelum Dzhuhur.

3. Dua rokaat setelah Dzhuhur.

4. Dua rokaat setelah Maghrib.

5. Dua rokaat setelah Isya

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Barangsiapa yang konsisten menjalankan dua belas rokaat sholat sunnah, Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga: Empat rokaat sebelum Dzhuhur, dan dua rokaat setelahnya. Dua rokaat setelah Maghrib, dan dua rokaat setelah Isya, dan dua rokaat sebelum (sholat) Subuh (H.R atTirmidzi)

Sholat sunnah sebelum Dzuhur bisa dilakukan dua rokaat, juga boleh empat rokaat.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ حَفِظْتُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ رَكَعَاتٍ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ فِي بَيْتِهِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ فِي بَيْتِهِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلَاةِ الصُّبْحِ

Dari Ibnu Umar –radhiyallahu anhuma- beliau berkata: Saya menghafal dari Nabi shollallahu alaihi wasallam 10 rokaat (sholat sunnah). Dua rokaat sebelum Dzhuhur, dua rokaat setelahnya, dua rokaat setelah Maghrib di rumahnya dan dua rokaat setelah Isya di rumahnya dan dua rokaat sebelum sholat Subuh (H.R al-Bukhari).

✅Waktu Sholat Sunnah Rowatib

Waktu sholat sunnah qobliyah: setelah masuk waktu sholat, hingga ditegakkannya sholat wajib di waktu itu.

Waktu sholat sunnah ba’diyah: setelah selesai sholat Fardlu hingga berakhirnya waktu sholat wajib di waktu itu

(penjelasan Ibnu Qudamah dalam al-Mughni).

✅Jika Ketinggalan Sholat Sunnah Sebelum Sholat Fardlu, Bisa Menggantinya Setelah Selesai Sholat Fardlu 

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا لَمْ يُصَلِّ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ صَلَّاهُنَّ بَعْدَهُ

Dari Aisyah –radhiyallahu anha- bahwasanya Nabi shollallahu alaihi wasallam jika tidak sholat empat rokaat sebelum Dzhuhur, beliau melakukannya setelah (sholat Dzhuhur)(H.R atTirmidzi, dihasankan olehnya dan disepakati oleh al-Albany)

Nabi shollallahu alaihi wasallam pernah mengganti sholat sunnah ba’diyah Dzhuhur dilakukan setelah sholat Ashar. Ummu Salamah radhiyallahu anha pernah menanyakan kepada Nabi kenapa beliau melakukan sholat sunnah dua rokaat setelah Ashar padahal beliau pernah melarangnya, maka Nabi menyatakan:

يَا بِنْتَ أَبِي أُمَيَّةَ سَأَلْتِ عَنْ الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعَصْرِ وَإِنَّهُ أَتَانِي نَاسٌ مِنْ عَبْدِ الْقَيْسِ فَشَغَلُونِي عَنْ الرَّكْعَتَيْنِ اللَّتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ فَهُمَا هَاتَانِ

Wahai putri Abu Umayyah, engkau bertanya tentang dua rokaat setelah Ashar (yang aku lakukan) sesungguhnya tadi datang beberapa orang dari Abdul Qoys, kemudian mereka menyibukkan aku dari sholat dua rokaat setelah Dzhuhur. Maka itulah dua rokaat yang aku lakukan (sebagai penggantinya, pent)(H.R al-Bukhari dan Muslim)

Bagi yang tidak sempat sholat sunnah sebelum Subuh, bisa menggantinya setelah sholat Subuh atau menunggu masuknya waktu Dhuha.

عَنْ قَيْسِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يُصَلِّي بَعْدَ صَلَاةِ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ الصُّبْحِ رَكْعَتَانِ فَقَالَ الرَّجُلُ إِنِّي لَمْ أَكُنْ صَلَّيْتُ الرَّكْعَتَيْنِ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا فَصَلَّيْتُهُمَا الْآنَ فَسَكَتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Dari Qoys bin Amr –radhiyallahu anhu- beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam melihat seorang laki-laki sholat dua rokaat setelah sholat Subuh. Maka Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Sholat Subuh itu dua rokaat. Maka orang itu mengatakan: Sesungguhnya aku belum sholat dua rokaat sebelumnya (sebelum sholat Subuh) maka aku mengerjakannya sekarang. Maka Rasulullah shollallahu alaihi wasallam diam (H.R Abu Dawud)

عَنِ ابْنِ عُمَرَ ؛ أَنَّهُ جَاءَ إِلَى الْقَوْمِ وَهُمْ فِي الصَّلاَة ، وَلَمْ يَكُنْ صَلَّى الرَّكْعَتَيْنِ فَدَخَلَ مَعَهُمْ ، ثُمَّ جَلَسَ فِي مُصَلاَّهُ ، فَلَمَّا أَضْحَى قَامَ فَقَضَاهُمَا

Dari Ibnu Umar –radhiyallahu anhuma- bahwasanya beliau datang kepada suatu kaum dalam keadaan mereka sedang sholat (Subuh), padahal beliau belum sholat dua rokaat (sebelum Subuh). Maka beliau masuk sholat bersama mereka. Kemudian beliau duduk di tempat sholatnya. Hingga ketika datang waktu Dhuha, beliau berdiri dan mengganti (dua rokaat sebelum Subuh)(riwayat Ibnu Abi Syaibah dengan sanad yang shahih).

✅Keutamaan-Keutamaan Khusus Sholat Sunnah Rowatib 

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Dua rokaat sebelum (sholat) Subuh lebih baik dibandingkan dunia dengan seluruh isinya (H.R Muslim)

مَنْ حَافَظَ عَلَى أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَأَرْبَعٍ بَعْدَهَا حَرُمَ عَلَى النَّارِ

Barangsiapa yang menjaga empat rokaat sebelum Dzhuhur dan empat rokaat setelahnya, Allah mengharamkan baginya anNaar (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, anNasaai).

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي أَرْبَعًا بَعْدَ أَنْ تَزُولَ الشَّمْسُ قَبْلَ الظُّهْرِ وَقَالَ إِنَّهَا سَاعَةٌ تُفْتَحُ فِيهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَأُحِبُّ أَنْ يَصْعَدَ لِي فِيهَا عَمَلٌ صَالِحٌ

Dari Abdullah bin as-Saaib radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shollallahu alaihi wasallam sholat 4 rokaat setelah tergelincir matahari, sebelum (sholat) Dzhuhur dan beliau bersabda: sesungguhnya itu adalah waktu dibukanya pintu-pintu langit dan aku ingin agar amal sholihku naik menuju langit (pada waktu itu) (H.R atTirmidzi, dihasankan olehnya dan dishahihkan al-Albany)

رَحِمَ اللَّهُ امْرَأً صَلَّى قَبْلَ الْعَصْرِ أَرْبَعًا

Allah merahmati seseorang yang sholat empat rokaat sebelum Ashar (H.R Abu Dawud, atTirmidzi)

(dikutip dari buku 'Fiqh Bersuci dan Sholat', Abu Utsman Kharisman)
semarakfmadmin
semarakfmadmin

Previous
Next Post »